Kritik Tanpa Intrik: Bikin Paguyuban Korban UU ITE Masak Tak Boleh? (Part 5) | Mata Najwa

0 Просмотры
Издатель
Muhammad Arsyad, ketua Paguyuban Korban UU ITE, berbagi cerita orang-orang yang terjerat pasal-pasal karet UU ITE.

“Ada satu jurnalis di Makassar menulis berita terkait dugaan korupsi putra mahkota dan dianggap ujaran kebencian dan dia ditahan," ujar Arsyad.

Menurut politikus PDIP Effendi Simbolon, hal itu tidaklah signifikan sebagai contoh keberadaan pasal karet dalam UU ITE.

“Artinya enggak ada yang signifikan, kan, soal pasal karet. Dan tolong jangan bikin paguyuban korban UU ITE, lah. Ngapain, sih, dibuat paguyuban segala, itu mengatur sendi-sendi kehidupan manusia di dunia maya, kok, pakai dibuat paguyuban segala,” kata Effendi Simbolon.

#MataNajwa #kapalapi

(Narasi)

Tonton juga Mata Najwa eps. [Kritik Tanpa Intrik] dan episode lainnya di atau klik link di bawah.
Part 1 -
Part 2 -
Part 3 -
Part 4 -
Part 5 -
Part 6 -
Part 7 -

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Narasi
- Narasi Newsroom
- Narasi Entertainment
- Narasi Stories
- Narasi Talks
- Narasi Sports

Jangan lupa subscribe

Follow:
Категория
Приключения онлайн
Комментариев нет.
Яндекс.Метрика